Sasana Digital Lab Logo JPG
Blog ›

6 Contoh Penempatan Kata Kunci Artikel yang SEO Friendly

I

Bagi kebanyakan penulis website pemula, pasti menulis artikel asal-asalan tanpa memikirkan kata kunci yang tepat agar bisa bersaing di mesin pencari. Yang penting bagi penulis pemula adalah judul yang menarik dan berbau provokatif.

Ingat! Bukan judul yang harus kamu perhatikan pertama, melainkan kata kunci dari artikel yang kamu tulis. Menempatkan dan mencari kata kunci juga tidak mudah loh, kamu perlu belajar dan juga perlu alat bantu untuk melihat persaingan kata kunci.

Oleh karena itu, simak artikel ini sampai selesai supaya kamu tidak menulis artikel website sembarangan lagi.

Kenapa Harus Menempatkan Kata Kunci dalam Artikel?

Jika kamu bertanya apa pentingnya menempatkan kata kunci pada artikel jika judul yang menarik sudah bisa menarik perhatian pembaca? Jawabannya adalah karena kata kunci merupakan palang pintu informasi.

Mudahnya seperti ini, jika kamu akan melakukan perjalanan ke suatu tempat atau sedang menuju rumah teman atau pacar, kamu pasti memiliki satu kata kunci yang langsung mudah di pahami orang.

Misal kamu bertanya wisata dekat Malioboro kepada warga sekitar Malioboro, mereka akan menjelaskan wisata di dekat Malioboro, begitu juga di dalam mesin pencari.

Sebagai penulis, di dalam artikel kamu harus menjelaskan Wisata dekat Malioboro serta rincian durasi perjalanan dan harga wisata. Untuk kata kunci, kamu harus menggunakan “Wisata dekat atau sekitar Malioboro” karena itu yang dibahas keseluruhan artikel kamu.

Lalu setelah menemukan kata kunci, kamu harus menempatkan kata kunci tersebut di berbagai tempat artikel yang selengkapnya akan dijelaskan di paragraf berikutnya.

Namun sebelumnya perlu kamu ingat, Sebagai palang pintu informasi, kata kunci harus benar-benar kamu fokuskan dan ditempatkan dengan baik, supaya artikel kamu memperoleh banyak pengunjung.

Baca Juga: SEO Friendly: Pengertian Beserta 9 Tips Membuat Tulisan SEO

Contoh Penempatan Kata Kunci dalam Artikel

Berikut ini adalah tempat-tempat yang harus diisi kata kunci artikel, yaitu:

a. Kata Kunci dalam Judul Artikel

Tempat yang harus pertama kali diisi kata kunci adalah pada judul artikel sendiri. DI judul artikel ini, pembaca akan mengetahui apa yang dibahas.

Dalam penerapannya, jangan membuat judul yang berlebihan dan mengandung dua kata kunci, karena Google tidak menyukai hal tersebut.

Supaya kamu lebih paham, berikut akan dijelaskan mengenai contohnya:

Kita ambil contoh soal wisata dekat Malioboro tadi, kalimat “ Wisata Dekat Malioboro” adalah kata kuncinya. Agar kata kunci lebih kuat, kamu harus menambah kalimat pendukung seperti ini “Rekomendasi Wisata Dekat Malioboro serta Harganya”.

Usahakan menggunakan kalimat pendukung yang kemungkinan akan digunakan orang lain. Dan jangan membuat judul “Wisata-wisata dekat Malioboro”, seperti dijelaskan sebelumnya penggunaan dua kata kunci tidak disukai Google bahkan bisa dicap spam.

Sebagai saran, jangan karena hanya ingin membuat judul yang menarget kata kunci sampai membuat judul tidak enak dibaca.

Baca Juga: Memahami Headline: Pengertian dan Cara Membuatnya Menarik

b. Kata Kunci dalam URL/Slug Artikel

Setelah menempatkan kata kunci pada judul, letakan kata kunci pada URL artikel. Sebenarnya url artikel akan otomatis menyesuaikan dengan judul artikel. Tapi sebaiknya kamu atur sendiri karena terkadang tidak enak dibaca dan terlalu banyak.

URL artikel benar-benar harus mirip dengan judul karena URL merupakan alamat postingan. Contohnya sebagai berikut:

https://sasanadigital.com/kursus-digital-marketing-bandung/

URL tersebut, diambil dari salah satu artikel kami yang berjudul “Ingin Kursus dan Training Digital Marketing di Bandung?”. Kelihatan jelas kan? Kalau judul dan URL memiliki kesamaan dan relevan.

Selain itu, URL yang pendek lebih disukai Google daripada URL yang panjang.

c. Kata Kunci dalam Setiap Heading Artikel

Kemudian kamu harus menempatkan kata kunci pada heading artikel. Heading artikel sendiri mempunyai banyak jenis dari Heading 1 hingga Heading 6.

Tetapi yang biasanya digunakan hanya 3 Heading, karena Heading 3 sampai Heading 6 dianggap sama, detailnya sebagai berikut.

  • H1 adalah Judul
  • H2 adalah Sub judul
  • H3 adalah Minor judul
  • Sampai H6

Di H1 kamu tidak perlu menempatkan kata kunci karena adalah judul. di selainnya, kamu boleh menempatkan kata kunci.

Lihat gambar berikut agar lebih paham.

Yang berada pada daftar isi tersebut  merupakan contoh Heading 2 dari judul utama “Mengenal 6 Strategi Bidding Google Ads yang Sering Digunakan”.

Manfaat beberapa Heading tersebut karena memiliki pengaruh SEO pada mesin pencarian.

d. Kata Kunci dalam Meta Description

Kata kunci juga harus ditempatkan di meta description artikel. Karena meta description ini merupakan bagian deskripsi artikel yang akan muncul dibawah judul artikel ketika seseorang telah mengetik kata kunci yang dituju.

Kamu bisa mengatur atau menulis sendiri di kolom deskripsi yang disediakan berbagai Content Management System (CMS).

e. Kata Kunci dalam Gambar (Alt Teks)

Penempatan kata kunci pada gambar juga mampu menunjang SEO artikel. Hal ini terjadi ketika kamu menulis sebuah kata kunci di mesin pencari kemudian mengklik tab gambar maka yang muncul adalah berbagai gambar dengan kata kunci yang relevan.

f. Kata Kunci dalam Isi Artikel

Isi artikel menjadi tempat penempatan kata kunci yang terakhir. Pada penempatan ini, kamu harus menyelipkan kata kunci dengan dan selaras dengan kalimat sebelum dan sesudahnya. Jangan sampai pembaca merasa aneh dengan penempatan kata kunci dalam isi artikel.

Penempatan kata kunci ini sendiri dibagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian awal, bagian tengah (seluruh tubuh artikel) dan akhir.

Di bagian awal, kata kunci diharuskan muncul pada 200 paragraf pertama. Sementara yang dimaksud di bagian tengah, kata kunci harus diselipkan di hampir seluruh bagian artikel, tentu hal ini diperlukan kemampuan menulis yang lebih.

Dan di bagian akhir, biasanya kata kunci diselipkan pada kesimpulan dan penutup artikel.

Misal kamu membidik kata kunci “Wisata Dekat Malioboro”. Kamu juga bisa menggunakan kosa kata yang memiliki persamaan seperti destinasi, sekitar, tempat wisata.

Baca Juga: Contoh Artikel SEO untuk Optimasi Konten di Mesin Pencari

3 Tools Gratis untuk Riset Kata Kunci Artikel

1. Google Keyword Planner

Google Keyword Planner adalah tool ciptaan Google yang dirancang untuk mencari kata kunci. Tool ini mempunyai kelebihan dapat menampilkan tingkat popularitas dari berbagai kata kunci yang sedang trend.

2. UberSuggest

Ubersuggest bisa dikatakan tool  pencari kata kunci yang lengkap dimana mampu menampilkan tingkat persaingan dan jumlah pengunjung kata kunci.

Selain itu, tool ini mampu menampilkan kualitas domain, rekomendasi kata kunci, laporan backlink, bahkan laporan efektivitas SEO halaman masing-masing.

3. Ahrefs

Ahrefs adalah senjata yang bisa kamu pakai untuk mencari kata kunci supaya bisa menduduki halaman pertama Google. Alat ini menyediakan laporan kata kunci beserta tingkat persaingan seperti Ubersuggest.

Penutup

Kata kunci memiliki andil besar dalam menaikan ranking artikel di mesin pencarian. Riset kata kunci juga harus dilakukan dengan baik sebelum menulis. Dan yang terpenting adalah penempatan kata kunci agar SEO artikel baik di mata mesin pencari.

Semoga dengan contoh kata kunci dalam artikel diatas,  artikel yang kamu tulis selanjutnya mengalami perkembangan dan lebih optimal di mesin pencari. Catat! Jangan menulis sembarangan dan tulis artikel yang memiliki kata kunci.

Bagi kamu yang masih bingung memahami konsep dasar digital marketing secara menyeluruh, kursus online ini adalah solusi yang tepat buatmu!

Kursus online ini akan membahas hal-hal fundamental yang wajib diketahui, hingga strategi awal untuk segera memulai digital marketing. Yuk, lihat kursusnya di sini!

Bagikan Artikel Ini

Rekomendasi Kursus Jualan Online

  • Daftar

atau Daftar menggunakan

Kehilangan password? Silakan masukkan Username atau alamat email Anda. Anda akan menerima Link/Tautan untuk membuat kata sandi baru melalui email.