Sasana Digital Lab Logo JPG
Blog ›

5 Contoh Landing Page Bisnis yang Keren dan Menghasilkan

I

Apakah kamu punya bisnis yang memiliki website dan tertarik menggunakan layanan iklan yang disediakan Google Ads? Jika benar, kamu berada di tempat yang tepat.

Ada satu hal yang harus sangat kamu perhatikan sebelum memulai beriklan, yaitu landing page website. Landing page sebuah website harus bagus dan menarik agar pengunjung tertarik. Jangan khawatir! Baca artikel hingga akhir ini agar paham.

5 Contoh Landing Page di Internet

1. Landing Page Tiket.com

Seperti yang telah kita ketahui banyak orang bahwa Tiket.com merupakan platform yang menyediakan transaksi pembelian tiket berbagai transportasi secara online.

Maka dari itu, sebagai penyedia transaksi beli tiket online, contoh landing page yang ditawarkan Tiket.com adalah transaksi pembelian tiket dengan menyertakan fitur tujuan, jadwal keberangkatan dan pilihan transportasi.

2. Landing Page Zalora

Bagi pecinta fashion tentu Zalora tidak asing di mata mereka. Sebagai retail fashion besar Asia, maka landing page Zalora menawarkan kategori khusus fashion pria dan Wanita, dan gaya fashion lainnya.

Zalora juga menampilkan diskon di tampilan awal pada contoh landing page-nya, agar pengunjung penasaran mengenai fashion apa saja yang sedang ada diskon.

Baca Juga: SEO Friendly: Pengertian Beserta 9 Tips Membuat Tulisan SEO

3. Landing Page Shopback

Pasti masih banyak yang asing dengan platform Shopback. Platfrom ini merupakan platform yang menyediakan kupon, kode voucher, dan fitur perbandingan di Timur Jauh dan Australia.

Sebagai platform yang menyediakan program uang kembali, contoh landing page yang ditampilkan banyak menawarkan fitur cashback, kode voucher dan lainnya pada berbagai transaksi online seperti Tokopedia, Booking.com, Blibli dan lain-lain.

4. Landing Page Ruang Guru

Siapa yang tak kenal Ruang Guru? Platform belajar online ini sangat dikenal banyak masyarakat apalagi sejak berlakunya sekolah atau kuliah online.

Oleh karena itu, sebagai platform belajar online landing page Ruang Guru diisi dengan berbagai macam layanan belajar dan penawaran paket belajar.

5. Landing Page Moka Pos

Moka Pos juga kurang populer bagi kebanyakan orang, tetapi jika kamu seorang pebisnis pasti tidak asing dan pastin membutuhkan platform ini untuk mempercepat proses penjualan.

Tentu karena memang dirancang untuk mempermudah pebisnis, contoh landing page yang ditawarkan Moka Pos menampilkan informasi yang dibutuhkan pengunjung soal produk Moka Pos.

Bagian-bagian Utama pada Contoh Landing Page

a. Gambar Utama (Hero Image)

Gambar merupakan elemen visual pertama yang akan dilihat pengunjung di halaman website kamu. Gambar halaman memberi kesan pertama bagi pengunjung untuk menilai kualitas bisnis melalui tampilan utama website.

Idealnya, gambar mencerminkan konteks dari bisnis kamu. Jika kamu membuat bisnis jasa edit photo dan video nikah maka tampilan gambar utama harus mencerminkan desain edit dan video nikah.

Meskipun gambar hanya sebuah lukisan tapi gambar mampu menyampaikan emosi kepada pengunjung.

b. Unique Selling Proposition (USP) dari Produk/Jasa

Proposisi penjualan unik atau USP berfungsi untuk membedakan produk atau jasa kamu dengan pesaing. USP didasari oleh pertanyaan “Apa yang membuat tawaran ini begitu istimewa?”.

Untuk menemukan jawabannya, kamu tidak boleh terpaku pada seluruh hal yang unik. Kamu harus menemukan USP sendiri sebagai cara memposisikan penawaran yang berbeda dengan yang lain.

Landing page perlu mengkomunikasikan proposisi dengan sederhana agar pengunjung mampu memahami keunggulan dari produk atau jasa kamu.

Kamu bisa memanfaatkan elemen-elemen halaman yang mampu menjelaskan alasan kenapa penawaran kamu menarik seperti judul utama, judul pendukung, pernyataan penguatan (opsional), dan pernyataan penutup.

c. Fitur dan Manfaat untuk Pelanggan

Landing page membutuhkan judul menarik yang mampu mewakili menfaat spesifik dan fitur yang menarik agar mampu membujuk banyak pengunjung.

Kadang-kadang ada yang hanya menyarankan memberi penjelasan manfaat saja tetapi jika kamu ingin memperoleh banyak konversi sebaiknya tampilkan fitur dan manfaat bersama-sama.

d. Bukti Sosial (Social Proof)

Secara sederhana, bukti sosial merupakan pengaruh yang dimiliki pelanggan terhadap keputusan yang kamu buat. Dari bukti sosial, pelanggan baru akan percaya bahwa produk atau jasa yang kamu tawarkan berkualitas.

Jadi bukti sosial bisa juga disebut sebagai testimoni pelanggan. Dengan demikian, bukti sosial juga bisa dibilang alat yang ampuh untuk penawaran, tetapi ada dua praktik yang tidak boleh kamu lupakan.

Pertama, kamu tidak bisa memalsukannya. Jika kamu ketahuan melakukan pemalsuan jangan harap bisa kembali mendapatkan kepercayaan.

Kedua, spesifiklah! Jika memungkinkan berikan siapa, apa, kapan, mengapa, dan bagaimana pengalaman pelanggan. Testimoni pelanggan akan paling efektif jika prospek kamu dapat mengidentifikasi dengan orang yang memberikannya.

e. Call to Action (CTA) dan Customer Journey

Landing page harus difokuskan pada satu sasaran konversi. Bagi pengunjung, ini disajikan sebagai ajakan bertindak (CTA), yang bisa berupa tombol pada halaman klik-tayang atau formulir pada Landing page.

Selain itu, Landing Page juga harus diisi dengan Customer Journey yang berfungsi mencatat jalur langkah secara berurutan dan interaksi yang dilewati pelanggan dengan perusahaan, produk atau jasa.

7 Tips Membuat Landing Page yang Keren dan Menarik

1. Pahami Perbedaan 2 Jenis Landing page

Hal pertama yang harus kamu ketahui adalah memahami perbedaan jenis landing page. Karena jenis “Click through Landing Page” dan “Lead Generation Landing Page” punya fungsi yang berbeda.

Click through Landing page bertujuan untuk membuat pelanggan melakukan pembelian di website dengan memberikan berbagai informasi detail kepada mereka.

Sementara Lead Generation Landing Page berfungsi untuk untuk mengumpulkan data pelanggan potensial (Leads), dan suatu saat dapat dihubungi untuk ditawari produk/layanan dari bisnis Anda.

2. Kuasai Fundamental Menulis Copywriting

Jangan anggap copywriting merupakan hal yang mudah karena sekedar menulis kalimat. Banyak perusahaan harus menyewa jasa copywriter karena membutuhkan penulis handal yang mampu menarik pelanggan.

Dalam copywriting kamu harus memahami psikologis pelanggan, peka kebutuhan pelanggan, paham cara mengincar personal dan bahasa yang kamu gunakan harus luwes.

Tidak hanya sampai disitu, setelah menguasai keempat aspek tersebut, kamu harus mentransfernya ke dalam tulisan. Dalam penerapannya kamu harus menggunakan Teknik para copywriter AIDA (Attention, Interest, Desire, dan Action).

Baca Juga: Wajib Paham 5 Hal Ini Ketika Belajar Menulis Copywriting!

3. Gunakan Elemen Desain dan Layout yang Rapi

Selain copywriting yang bagus kamu juga harus memperhatikan desain Landing page. Desain yang menarik akan berpotensi meningkatkan lead dan conversion.

Saran desain dan layout yang menarik dan rapi, kamu bisa menerapkan desain minimalis, foto atau ilustrasi visual, mobile friendly dan konten yang relevan.

4. Manfaatkan Heading dan dan Sub-heading untuk  Membagi Informasi

Perlu kamu ingat kembali, bahwa Landing page adalah tempat untuk menawarkan produk atau jasa pengunjung. Lalu pengunjung berhak untuk menerima atau menolak tawaran yang kamu berikan.

Agar pengunjung tidak mudah menolak tawaran kamu bisa memanfaatkan Heading dan Subheading. Kamu bisa menjelaskan tawaran produk atau jasa dengan detail di subheading.

Kamu harus dengan benar memanfaatkan heading dan subheading, karena menurut sebuah studi menjelaskan bahwa landing page dengan tawaran utama di header mempunyai efektivitas tinggi dibanding tidak menempatkan tawaran utama di header.

5. Tampilkan Trust Signal kepada Pelanggan

Trust signal merupakan simbol atau tanda yang membuat pelanggan percaya pada produk atau jasa. Tanda-tanda itu berupa testimoni, penghargaan, prestasi yang pernah diraih, klien yang pernah bekerjasama dan tanda keberhasilan.

Dengan menambahkan kesan pada landing page, pengunjung akan menganggap bahwa produk atau jasa yang kamu tawarkan terpercaya dan patut untuk dicoba.

6. Buat Landing Page yang Mobile Friendly

Landing page yang mobile friendly juga mampu menarik pengunjung karena tidak lambat saat melakukan tampilan. Sebuah studi mengatakan bahwa website yang mobile friendly mendapatkan dua kali lipat pengunjung dibanding website lambat.

Oleh karena itu, landing page harus mobile karena 80% trafik pengunjung berasal dari pengguna handphone.

7. Lakukan A/B Testing Landing Page

Terakhir, kamu harus melakukan banyak test untuk mengetahui kekurangan dari landing page. Kamu bisa mengecek kecepatan tampilan website dengan menggunakan perangkat elektronik.

Dan kamu juga bisa meminta pendapat teman yang kamu percaya mengenai desain tampilan website.

Referensi untuk Cari Contoh Landing Page Keren

Berikut adalah kumpulan website yang bisa kamu gunakan untuk mencari referensi landing page yang keren.

  1. Behance
  2. Webdesign Inspiration
  3. Bootstrap
  4. Nicepage
  5. Dribble
  6. Landingfolio
  7. Collectui

Baca Juga: Memahami CMS: Pengertian Lengkap, Fitur, serta Contohnya

Penutup

Kamu telah mengetahui banyak hal dari contoh landing page dan juga referensinya. Yang perlu kamu lakukan selanjutnya adalah membuatnya dan lalu memanfaatkannya.

Mungkin kamu masih bertanya, apa iya harus membuat landing page? Bisa jadi jawabannya adalah iya. Dengan memiliki landing page, produk atau jasa kamu akan mudah dikenal. Karena itu, yuk buat Landing Page!

Bagi kamu yang masih bingung memahami konsep dasar digital marketing secara menyeluruh, kursus online ini adalah solusi yang tepat buatmu!

Kursus online ini akan membahas hal-hal fundamental yang wajib diketahui, hingga strategi awal untuk segera memulai digital marketing. Yuk, lihat kursusnya di sini!

Bagikan Artikel Ini

Rekomendasi Kursus Jualan Online

  • Daftar

atau Daftar menggunakan

Kehilangan password? Silakan masukkan Username atau alamat email Anda. Anda akan menerima Link/Tautan untuk membuat kata sandi baru melalui email.